BAB IV MENGEVALUASI DEDICATED HOSTING SERVER
A. Mengenal Dedicated Hosting Server
1. Evaluasi Dedicated Hosting Server
Keuntungan dalam menggunakan dedicated server :
a. keandalan tinggi
b. tingkat kinerja tinggi
c. tingkat keamanan tinggi
d. Akses Penuh
e. Aman
f. Efektif, Bisa Menggunakan Remote
g. Tidak Terganggu Aktifitas Lain, reputasi IP lebih baik karena tidak berbagi dengan website lain yang berarti tidak akan bertemu dengan 'tetangga' yang dapat mengganggu kinerja website tersebut.
kekurangan dedicated server :
a. Harganya Mahal
2. Kendala Hosting
b. Troubleshooting yang harus dilakukan terkait kinerja server.
c. Ada waktu di mana sebuah website tidak lagi dapat dilayani oleh shared hosting biasa
d. Untuk sewa/memiliki server sendiri pemilik website tidak memilliki kompetensi dalam pengelolaan server.
Secara mendasar web hosting merupakan salah satu faktor penentu performa website dalam berbagai kondisi, khususnya disaat menghadapi lonjakan traffic yang signifikan. Oleh sebab itu, dibutuhkan layanan hosting berkualitas untuk mengoptimalkan performa website. Secara teori, hosting juga berpengaruh terhadap SEO seperti website lambat, server down, dan roll-back content sangat berdampak terhadap kualitas SEO suatu website, di mana hal tersebut disebabkan oleh layanan hosting yang tidak bermutu.
3. Manfaat Dedicated Server
b. Dedicated server memiliki kemampuan lebih besar untuk menginstal dan menjalankan aplikasi piranti lunak sehingga dapat menerima lebih banyak ruang dan alat-alat sederhana untuk operasional. Dedicated server sangat cocok untuk meraka yang membutuhkan layanan yang sangat baik. Dengan menempatkan sebuah website di dedicated server hosting, kemungkinan menghadapi masalah yang berkaitan dengan offline atau downtime akan berkurang drastis.
B. Prinsip dan Cara Keria Dedicated Hosting Server
1. Cara Kerja Dedicated Server
Layanan hosting khusus menawarkan ruang dan bandwidth untuk host website server. Dedicated server tersedia di Unix/Linux atau server Windows, dengan kinerja dan keamanan yang lebih tinggi. Hal ini juga menawarkan layanan untuk mengelola dan memelihara server, backup data, memonitor lalu lintas server, mengakses dukungan teknis, dan meningkatkan rencana sebagai perubahan kebutuhan.
2. Memilih Dedicated Server
Beberapa parameter yang perlu diperhatikan dalam memilih dedicated server adalah sebagai berikut.
a Spesifikasi Server
Harus mampu mengoptimalkan performa website. Beberapa penyedia layanan dedicated hosting telah mengaplikasikan teknologi Cloud VPS Parallel untuk server yang digunakan dalam melakukan kustomisasi modul server menggunakan dukungan cPanel.
b. Kapasistas Memori
Pastikan memori yang mendukung website mampu memberikan performa terbaik. Kecepatan akses merupakan salah satu aspek terpenting yang pastinya tidak dapat ditawar. Jika perlu menganalisis teriebih dahulu penyedia hosting dengan memastikan memberikan RAM yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan website.
c. Faktor keamanan
Untuk menghindari kerugian, penyedia dedicated hosting dapat memberikan jaminan berupa hardware dan software berlisensi untuk keamanan.
d. Dukungan Teknis
Tentukan pilihan pada penyedia dedicated hosting yang siap memberikan dukungan teknis terbaik.
e. Harga
Tanpa mengesampingkan kualitas, harga merupakan salah satu faktor penting yang selalu menjadi aspek pertimbangan. Harga mahal bukan indikator kualitas layanan, dan harga murah juga tidak selalu berujung murahan. Pilihan penyedia hosting yang menawarkan harga terbaik dengan mutu layanan sudah teruji.
C. Konfigurasi Dedicated Hosting Server
Sebuah dedicated server menawarkan kontrol yang maksimum atas web server website, layaknya menyewa seluruh server dan website tersebut sebagai satu-satunya situs yang tersimpan di server.1. PENGENALAN DOMAIN NAME
Sebuah situs web secara tidak langsung memerlukan nama domain. Sebuah nama domain bukan suatu fisik yang dapat disentuh atau dilihat, tetapi hanyalah serangkaian karakter yang memberikan identitas sebuah website, karena pada dasarnya domain identik dengan nama dari website tersebut. Untuk memiliki domain sendiri maka yang perlu dilakukan adalah mendaftarkan nama domain.
Beberapa pendaftar domain yang cukup terkenal di Indonesia antara lain Domain .com, NameCheap, GoDaddy, dan Network Solutions. Secara mendasar, terdapat perbedaan yang mencolok antara web hosting dan nama domain. Sederhananya, nama domain identik dengan alamat rumah, sedangkan web hosting sebagai ruang di dalam rumah tempat berbagai perabot ditempatkan dengan semestinya.
Domain merupakan nama unik yang membedakan website satu dengan lainnya. Nama domain merujuk pada sederet nama yang diketik oleh para pengunjung situs di kolom pencarian agar situs Anda bisa terbuka dan dapat diakses. Nama domain mengarahkan web browser ke server yang menyimpan berbagai resource. Tanpa nama domain, orang-orang akan mengetikkan alamat IP server untuk mengakses situs Anda. Tentu saja hal ini sangat merepotkan.
2. CARA DAFTAR NAMA DOMAIN
Aturan pedoman pendaftaran domain ditentukan oleh Internet Corporation atau ICANN. Badan ini pada dasarnya adalah regulator global untuk pendaftaran, web host, dan klien untuk melakukan berinteraksi.
Menurut stardar ICANN, semua pelanggan yang mendaftarkan nama domain harus memberikan informasi kontak pribadi seperti nomor HP organisasi, bisnis, dan bahkan pimpinan mereka dalam beberapa kasus. Bagi pelanggan yang mendaftar dengan nama domain khusus negara (sepert "us' atau".co.uk"), akan dilakukan konfirmasi apakah pembeli tersebut benar-benar berasal dari negara tersebut. Karena hanya pembeli yang berasal dari negara tersebut yang berhak secara hukum.
Domain Website | Nama Domain | Sub Domain | TLD | ccTLD |
google.com | - | .com | - | |
mail.google.com | .com | - | ||
Google.co.id | - | - | co.id |
Meskipun ada ratusan dengan akhiran domain seperti .net, .com atau yang sejenisnya, banyak dari domain tersebut Memiliki persyaratan pendaftaran khusus.
Misalnya hanya organisasi yang dapat menegunakan nama domain ".org", dan hanya warga Amerika dapat mendaftarkan nama domain yang berakhir di "us". Apabila tidak memenuhi pedoman dan persyaratan untuk masing-masing jenis domain selama proses pendaftaran dan pembayaran, user harus memiliki informasi tentang web hosting yang akan dibutuhkan ketika mengisi DNS dan MX untuk mencatat informasi pendaftaran.
Kedua catatan menentukan web hosting server konten yang akan ditampikan saat pengguna menavigasi ke domain, serta bagaimana email ditujukan, dikirim, dan diterima menegunakan yang paket hosting dan nama domain yang terkait. informasi yang akurat akan mengurangi kesalahan dan kegagalan.
Hal yang perlu diketahui adalah terdapat perbedaan yang mendasar antara domain dengan subdomain. Misalnya mail.google.com, jika domain dapat dilihat dari google com, maka mail.google.com adalah subdomainnya.
Dalam hal ini, sebuah domain harus unik, misalnya google.com hanya ada satu di dunia dan harus terdaftar di agen domain seperti GoDaddy atau sejenisnya. Sedangkan untuk subdomain, user dapat dengan bebas menambahkannya di atas domain yang ada selama web host meryediakan layanan. Hal yang perlu diketahui adalah terdapat perbedaan yang mendasar antara domain dengan subdomain
3. PRIVASI DOMAIN
Privasi Domain/Domain Privacy adalah Layanan yang berupa proxy server yang akan mengalihkan informasi asli WHOIS domain ke dalam format informasi penyelanggara jasanya. Privasi Domain atau Provasi WHOIS akan memproteksi data pribadi domain anda, tanpa perlu mengubah informasi asli domain anda yang sudah tercatat di ICANN Whois Server.
Setiap nama domain memiliki catatan WHOIS yang dapat diakses ke publik yang mencakup informasi pribadi seperti nama pemilik, alamat, nomor kontak, pendaftaran domain, dan tanggal kadaluarsa sepert halnya yang disyaratkan oleh ICANN (Intermet Corporotion). Catatan-catatan ini tersedia kapan saja dan untuk siapa saja yang melakukan pencarian WHOIS.
Hal ini bisa menjadi masalah yang besar jika karena record domain juga digunakan dengan cara yang tidak sah (ilegal. Sebab, siapa saja dapat melihat catatan WHOIs, spammer, hacker, pencuri identitas, dan penguntit dapat mengakses informasi tersebut secara bebas.
Dengan kata lain, jika seseorang ingin tahu siapa yang memiliki situs yang bersangkutan tinggal menjalankan pencarian WHOIS dengan mengetik nama domain dan memilki akses ke situs web secara rinci berdasarkan data saat pendaftaran. Meskipun web hosting dan nama domain adalah dua entitas yang berbeda, pada dasarmya sangat terkait satu sama lain.
Manfaat privasi domain :
a. Melindungi Data Pribadi
b. Mengurangi SPAM
c. Menghindari Scammer
4. BANDWIDTH WEB HOSTING DAN FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP SERVER, FTP CLIENT)
Bandwidth adalah ukuran data maksimum yang dapat ditransfer oleh account hosting dalam waktu tertentu yang diukur dalam satuan detik. Istilah bandwidth tidak boleh dicampur dengan transfer data karena pada dasarnya nemang dua hal yang sangat berbeda.
Dalam istilah awam, jumlah data yang ditransfer adalah transfer data, sementara tingkat data yang ditransfer adalah 'bandwidth'. Transfer data mengacu pada konsumsi bandwidth. Transfer data dan batas bandwidth yang digunakan menjadi hal yang penting saat memilih web host. Biasanya komputer dengan fasilitas sebagai FTP server berfungsi sebagai web server.
a. FTP Server
FTP server adalah komputer server yang memberikan akses FTP ke jaringan lokal maupun Internet (global) Macam-macam software pembangun FTP server antara lain adalah FTPd, ProFTPd, Wu-FTPd, FTPX, dan Troll-FPd.
Tujuan FTP server adalah sebagai berikut :
• Untuk men-sharing data
• Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
• Untuk menyediakan teempat penyimpanan bagi user
• Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.
b. FTP Cilent
FTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar-menukar fle. Ada beberapa macam jenis FTP cilent, yaitu sebagai berikut.
WINDOWS : Cute FTP, WS. FTP, Get Right, Golilla, Coffle Cup, Kazza
UNIX : Teinet, AxyFTP, Wget, Caitoo, Ctp, Cur, Downloader, Moxftp, Ncto
5. KONFIGURASI NAME SERVER HOSTING
Setelah membangun sistus di PC/Laptop, dilanjutkan mencari Server dengan mencari tahu total spoce yang dibutuhkan. Jika membuka dedicated server hosting sudah dipastikan harus membuat NameServer atau ChildNameserver Hosting sebagai berikut.
a. Memiliki domain aktif dan memiliki kontrol penuh terhadap domain tersebut dengan Panel Domain diregistrasi tempat membeli domain.
b. Buatlah NameServer/ChildNameserver di domain panel registrasi tersebut. Pastikan sudah memilik IP address DNS server/hosting server yang akan digunakan. Apabila kesulitan maka dapat menghubungi team Support Hosting yang bersangkutan untuk mengetahui IP address Reseller Hosting.
c. Arahkan NameServer sesuai dengan NameServe/ ChildNameserver yang telah dibuat Misalnya ns1.
d. Setelah membuat dan mengarahkan Nameserver, bukalah WHM kemudian Edit DNS Zone (WHM > DNS Functions> Edit DNS Zone) yang akan digunakan untuk NameServer, Jika belum membuat DNS Zone domain tersebut, silahkan dibuat terlebih dahulu atau dengan membuat akun baru cPanel sesuai. dengan domain yang akan digunakan untuk Nameserver Hosting kemudian Edit DNS Zone.
e. Pilih domain yang akan dijadikan Nomeserver, lalu klik tombol Edit.
f. Tambahkan IN A dari ns1 dan ns2 di kolom Add New Entries pada menu Edit DNS Zone. Sesuaikan IP address untuk Nameserver tersebut dengan IP address DNS Server/Hosting, lalu klik tombol Save.
g. Konfigurasi NameServer yang sudah dibuat, agar menjadi default NameServer Hosting di menu WHM > Server Confgurations > Basic cPanel dan WHM Setup. Isi Nameserver 1 dan NameServer 2. Selanjutnya lalu klik tombol Save Changes.
h. Tunggu sampai Nameserver yang buat menyebar ke internet (propagasi) maksimal 1x24 jam. Selanjutnya NameServer Hosting sudah bisa digunakan untuk domain lain yang akan di-hosting di Reseller Hosting/vPs/Dedcated Hosting.
6. CARA UPLOAD WEBSITE KE HOSTING SERVER
a. Upload menggunakan file manager
File Manager adalah fasilitas di dalam cPanel yang berguna untuk meng-upload (mengunggah) file file website ke server hosting. Keuntungan meng-upload file menggunakan file manager adalah tidak perlu menginstal apa pun di server, cukup menggunakan browser dan mengakses cPanel Sedangkan kelemahannya adalah folder tidak bisa ikut di-uplod, sehingga harus membuat folder secara manual. Selain itu bisa dibilang bahwa proses upload dilakukan satu per satu.
File manager hanya bisa meng-upload 15 file sekaligus dan harus berada di folder yang sama. Seluruh website yang di-upload harus masuk di bawah directori public, html, Langkah-langkah untuk meng-upload fle menggunakan File Manager di cPanel adalahi sebagai berikut :
1) Masuk atau akses login ke cPanel dan klik pada menu/icon file Manager
Secara otomatis akan muncul pop-up seperti dibawah ini :
2) Jika user berencana mengedit hidden files sepert .htaccess, klik pada pilhan "Show Hidden Files" lalu kik Go. Maka web browser otomatis akan membuka tab atau window baru.
3) Langkah selanjutnya adalah klik tombol Upload di menu utama File Manager.
4) Selanjutnya akan membuka window baru atau tab pada browser
Klik pada tombol Browse dan pilih file di komputer yang ingin di-upload. Setelah memilih file untuk di-upload, secara otomatis akan tampil progress bar.
jika progress bar telah penuh maka file telah ter-upload dengan baik.
b. Upload menggunakan software FTP
Upload file menggunakan software FTP cukup mudah. Selain bisa meng-upload banyak file sekaligus (termasuk folder-foldernya), ketika koneksi terputus dan proses upload terhenti, bisa melanjutkannya sewaktu-waktu.
Selain itu, upload mengunakan FTP bisa diandalkan ketika harus meng-upload file-file dalam ukuran besar. Software-software FTP yang banyak digunakan antara lain adalah CuteFTP dan Filezilla, Setelah download selesai, silakan install file tersebut dan dapat langsung menggunakannya.
1) Prosedur umum
Perhatikan tampilan antarmuka FileZilla pada gambar berikut.
Beberapa petunjuk umum yang digunakan pada Filezilla adalah sebagai berikut.
1. Message WindowMerupakan respon atau message yang timbul dari proses transfer data. Berisi respons dari perintah yang dikirim oleh Filezilla, pesan-pesan tersebut dapat berupa sebagai berikut:
Menunjukkan respons yang diberikan oleh server. Jika pada digit pertama menunjukkan angka 2 atau 3 berarti operasi yang dilakukan sukses, jika 4 atau 5 berarti gagal.
2) Prosedur melakukan koneksi server
Pada quick connection bar (di bagian atas), terdapat beberapa domain informasi sebagai berikut :
a) Pada bagian address diisi dengan mengetikan nama domain tanpa http:// misainya andikomputer.com, bukan http://andikomputer.com
b) Pada bagian username dan password disi langsung menggunakan username dan password cPanel
c) Pada bagian port bisa dikosongkan karena akan disi secara otomatis oleh Filezilla dengan angka 21 (port untuk FTP adalah 21).
3) Prosedur melakukan upload file
Perhatikan prosedur dalam melakukan upload file dengan Filezilla berikut ini:
Koneksi telah berhasil dilakukan, maka dapat melakukan proses upload. Terlebih dahulu masuk ke folder public_ html pada website, karena public_html adalah folder tempat file-file akan ditampilkan.
Selanjutnya melakukan seleksi file (pada local site) yang akan di-upload, lalu klik kanan, dan pilih upload. Atau dengan melakukan drag and drop ke sebelah kanan area, maka secara otomatis file akan ter-upload.
4) Setelah selesai melakukan upload, pastikan menutup koneksi ke website, apalagi jika menggunakan internet dari fasilitas umum seperti warnet. Caranya dengan klik kanan dan pilih pada lcon "disconnect from server"
Catatan kecil:
7. PERMASALAHAN HOSTING SERVER
a. Website tampil tetapi gambar tidak tampil
Setelah meng-upload file-file website ke server, kemudian mencoba membukanya di web browser. Semuanya tampil dengan baik kecuali gambar, hanya muncul kotak tempat di mana seharusnya gambar tersebut berada.
1) Cek Nama File
Server merupakan sistem operasi Linux yang membedakan penulisan huruf besar dan huruf kecil pada nama file. Jika di script website gambar tersebut dipanggil dengan nama awal1.jpg. pastikan file yang di-upload bernama awal1.jpg. bukan Awal1.jpg, atau lainnya.
2) Permission File
Pastikan file gambar tersebut permission-rya 644 dan folder tempat gambar berada memiliki permission 755. Untuk memastikannya dilakukan dengan membuka gambar tersebut langsung di browser dan pastikan gambar terbuka dengan baik
3) Cek Direktori Gambar
Periksa kembali lokasi penyimpanan gambar. Pastikan file gambar tersimpan di folder yang sama dengan yang tercantum di script HTML/PHP.
4) Gambar Menggunakan Script PHP
Jika file gambar menggunakan script PHP untuk menampilkannya, harus memeriksa kembali script PHP tersebut. Umumnya script PHP untuk menampilkan gambar menggunakan fungsi readfile () yang memang diblokir di server demi alasan keamanan. Sebagai gantinya dapat menggunakan echo file get contents yang relatif lebih aman.
b. Sudah Upload tetapi Website Tidak Tampil
Penyebab-penyebab masalah tersebut biasanya simpel, namun tetap perlu dianalisis letak kesalahannya yaitu sebagai berikut :
1) File Tidak Ter-upload ke Direktori public_html
Semua file website dan folder harus berada di bawah direktori pubiic_html (atau lengkapnya /home/username/public_html). Di luar folder tersebut file website tidak dapat ditampilkan. Pastikan telah masuk ke direktori public_html dahulu baru meng-upload file. Jika menggunakan FTP, pertama kali setelah software FTP terkoneksi dengan server web hosting. direktori nya adalah /home/username/. Perlu mengklik folder public_html dahulu agar bisa masuk ke home/username/public_html.
2) Tidak Ada File index
Nama file yang pertama kali akan ditampilkan sebagai halaman depan haruslah index *(index.htm, index.html, atau index.php) Tanpa file index, halaman depan website tidak akan muncul.
3) Penulisan Nama File Index Salah
Masih berkaitan dengan poin 2 di atas, bisa jadi telah memiliki file index. Akan tetapi penamaannya salah (mengandung huruf kapital). Nama file index harus dalam huruf kecil. Contoh nama file yang benar: index.htm//indec.htm bukan Index.html/index.HTM.
4) Software yang Digunakan untuk Mendesain Web Tidak Memenuhi Syarat
Meskipun tidak selalu terjadi, kadang-kadang apabila membuat website dengan Microsoft Publisher, hasil output file html dari software tersebut tidak standar. Ukurannya cenderung membengkak, atau menggunakan tag (kode) html yang tidak standar. Hal ini menyebabkan website tidak dapat tampil Gunakan software yang memang diperuntukkan pembuatan website seperti Macromedia/Adobe Dreamweaver dan Microsoft Frontpage.
Sumber :
Upload Website Dengan File Manager












Mantap kak^^
BalasHapusMakasiihh:*
HapusSemangat truss
BalasHapusSyappp ^^
HapusNice kak:)
BalasHapusMakasih^^
HapusSuperb!!
BalasHapus🤗🤗
Hapus
BalasHapusBagus kak
🤗
Hapus
BalasHapusNice